Mantan Sopir, Pelatih Nepal Siap Terapkan Taktik Parkir Bus untuk Hentikan Timnas Malaysia
Timnas Malaysia akan menghadapi Nepal dalam laga persahabatan yang menarik perhatian publik. Salah satu sorotan utama dalam pertandingan ini adalah strategi yang akan diterapkan oleh pelatih Nepal, Vincenzo Alberto Annese, yang dikenal dengan pendekatan bertahan yang disiplin. Menariknya, sebelum berkarier sebagai pelatih, Annese pernah bekerja sebagai sopir, sebuah latar belakang unik yang kini dikaitkan dengan kemampuannya menerapkan taktik “parkir bus” untuk meredam serangan Harimau Malaya.

Pelatih dengan Latar Belakang Unik
Vincenzo Alberto Annese adalah pelatih asal Italia yang dikenal memiliki pengalaman melatih di berbagai negara Asia dan Afrika. Sebelum menjadi pelatih, ia sempat bekerja sebagai sopir di kampung halamannya. Pengalaman hidupnya yang beragam diyakini membentuk filosofi kepelatihannya yang pragmatis dan mengutamakan keseimbangan permainan.
Dengan menghadapi tim yang lebih kuat seperti Malaysia, Annese kemungkinan besar akan menerapkan strategi bertahan total, yang sering disebut “parkir bus.” Taktik ini bertujuan untuk menutup semua celah di lini belakang dan meminimalkan ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang berbahaya.
Malaysia Waspadai Pertahanan Nepal
Malaysia diprediksi akan mendominasi penguasaan bola dalam laga ini, namun mereka harus mewaspadai pertahanan Nepal yang kemungkinan akan sangat disiplin. Dengan menumpuk pemain di lini belakang dan memanfaatkan serangan balik cepat, Nepal bisa menjadi ancaman bagi skuad asuhan Kim Pan-gon.
Pelatih Malaysia sendiri menegaskan bahwa timnya tidak akan meremehkan Nepal, meskipun di atas kertas mereka lebih diunggulkan. Malaysia diperkirakan akan menurunkan kekuatan terbaiknya untuk menguji ketajaman lini serang sebelum menghadapi laga-laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Duel Menarik di Lapangan
Laga antara Malaysia dan Nepal bukan hanya sekadar uji coba biasa, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim. Malaysia ingin mengasah kemampuan menyerang mereka, sementara Nepal berharap strategi defensif mereka bisa membendung agresivitas lawan.
Apakah taktik “parkir bus” dari mantan sopir ini akan berhasil menghambat laju Malaysia? Ataukah Harimau Malaya mampu menembus pertahanan rapat Nepal? Semua akan terjawab di pertandingan nanti.